RSS

Arsip Kategori: Uncategorized

lagu lagu marjinal

LIRIK LAGU MARJINAL – PREDATOR

RENCONG MARENCONG

Hei bagaimana kabar kawan-kawan
Apakah baik kondisimu disana
Kami disini sedang bernyanyi kawan
Akan senandung lagu rindu tentang kamu
Yang ada di timur, bagaimana kabarmu
Yang ada di barat, bagaimana kabarmu
Yang ada di utara, bagaimana kabarmu
Yang ada di selatan, bagaimana kabarmu
Yang ada di gunung, bagaimana kabarmu
Yang di sebrang lautan, bagaimana kabarmu
Yang di kota-kota, bagaimana kabarmu
Yang di desa-desa, bagaimana kabarmu
Yang dibalik tembok, bagaimana kabarmu
Yang dikolong jembatan, bagaimana kabarmu
Yang dipasar-pasar, bagaimana kabarmu
Yang dijalan-jalan, bagaimana kabarmu
Yang tersapu badai, bagaimana kabarmu
Yang terbakar matahari, bagaimana kabarmu
Yang terbujur sakit, bagaimana kabarmu
Yang berselimut dingin, bagaimana kabarmu
Kurindukan selalu untuk dirimu
Semoga kau disana bersahaja slalu
Rencong marencong, rencong marencong

SUARA REALITA

Ini bukan Nitsche atau Kahlil gibran
Karya sastra atau manisnya merangkai kata
Tapi ini tentang suara realita
Yang bangkit dari dalam neraka
Bala-bala luka jadi teman setia yang menemani
Hingga larut malam dan tak mau pergi
Hidup Pun tak terasa lagi
Suara suara hati berteriak sekencang kencangnya suara
Tak terdengar tertampar, terbungkam
Dengan tawanya mesin-mesin pembunuh
Oooo….oooo…ooo
Lari dan terus berlari
Menggapai mimpi walau penuh kawat berduri
Dan tak ada lagi tempat tuk sembunyi
Derita selalu mengawasi/mengangkangi
Kehidupan ini bagaikan sakit yang tak kunjung terobati
Hari kehari semakin menjadi….parah!!!
Hidup Pun semakin gawat
Yang kuat semakin menjadi rayap
Yang tak kuat jadi santapannya rayap, Tiarap!
Wainalillahi rojiun, mati!/is dead!

KERETA API KELAS EKONOMI

Waktu itu dipagi hari
Disebuah stasiun kereta api
Terlihat banyak penumpang berdiri menanti
Mengantuk, lelah bercampur resah
Tertampak suntuk raut wajahnya
Mungkinkah mereka bisa tiba tidak terlambat kerja
Harum dan rapih penampilannya
Nekad berjubel dengan sesak penumpang
Bisakah mereka naik nanti itupun tak pasti
Kereta api yang dinanti-nanti penuh pastilah yaw!
Tak ubahnya sekeranjang ikan-ikan teri kondisi penumpang kereta disini
Walaupun penumpang tak ingat keluh hati tetap tegar berdiri
Tapi inilah sosok PT kereta api yang mau untung sendiri
Dan inilah sosok sebuah negeri yang tak kenal hati nurani
Dan penumpang tetap pula di gerogoti, di gerogoti….
Tak kenal tua muda dorong-dorongan
Naik diatap bergelantungan berdesakan
Dan itulahpenumpang kereta yang berani tapi pasrah
Jatuh kesetrum kecopetan
Dan pelecahan sex yang ada dikereta
Tapi hanyalah dikereta kelas ekonomi saja

PREDATOR

Perbedaan tak lagi dipikirkan
Kesetaraan dilihat sebelah mata
Yang kuat dialah yang berkuasa
Yang lemah dialah yang teraniaya
Perbedaan disambut dengan pukulan (o waeo…)
Perbedaan disambut dengan senjata (keras kepala)
Kekuatan selalu untuk menindas
Untuk membunuh, bunuh membunuh
Untuk merampas, rampas merampas
Untuk menghina, hina menghina
Sesungguhnya kita bukan apa-apa…. Hanya!
Hanya, hanya robot-robot
Hanya, hanya predator-predator
Matinya akan rasa kehidupan
Kemiskinan mengisi ruang-ruang kepala
Perbedaan dilihat sebagai ancaman
Yang selalu disambut dengan kebencian

BOIKOT

Gilanya tradisi yang ada di dunia ini
Siapa yang kuat dialah yang berkuasa
Berlomba-lomba tuk menghindar menjadi mangsa
Hingga manusia tak kenal lagi manusia
Jilat menjilat itu mah sudah biasa
Tikam sana tikam sini dan siap memangsa
Hei….tai laso
Yang menjadi srigala tuk manusia yang lainnya
Manusia semakin gila
Yang kuat menguasai, Yang lemah di korupsi
Yang kaya semakin kaya, Yang miskin semakin miskin
Yang pintar membodohi, Yang bodoh di budayakan
Boikot-boikot budaya yang memiskinkan
Boikot-boikot budaya yang merusak
Hei…… tai laso
Saling menghisap jilat menjilat
Saling injak menginjak
Rampas merampas tak pernah puas
Jadi semakin buas…serakah ni ye…
Manusia semakin crazy

AKU MAU SEKOLAH GRATIS!!!

Inilah realita banyak yang tidak sekolah
Ditengah tengah kota apalagi diplosok desa
Berjuta anak bangsa tak mampu terus sekolah
Karena biayanya saja sudah semakin menggila
Hey…hey…hey..pendidikan
bukanlah perusahaan yang orientasinya uang
Hey…hey…hey..pendidikan
bukanlah formalitas yang penuh dengan kekosongan
Katanya pendidikan hak hak semua orang
Yang dilindungi dan dijamin oleh undang undang
Hey hey mana buktinya hanyalah sampah belaka
Ternyata yang sekolah hanyalah yang berduit saja
Pendidikan….mahal banget
Pendidikan …mahal banget
Pendidikan …mahal banget
Pendidikan…ajang bisnis, Anjing!
Pendidikan disini tak pernah berubah
Seperti diera jamannya para penjajah
Dimana rakyat jelata tak bisa sekolah
Yang bisa hanyalah kelompok yang berduit saja
Pendidikan …gratis untuk semua

OTOT KAWAT TULANG BAJA

Padi disawah mulai menguning
Kerbau dan petani tersenyum
Pintu pulang pabrik mulai terbuka
Buruh riang gembira
Sang surya menyinari
Sang air membasahi
Sang angin menari-nari
Sang bumi slalu memberi
Itulah petani dan nelayan buruh negri ini
Yang tak pernah berhenti untuk slalu memberi
Segenap jiwa dan raganya memancarkan warna dan cahaya
Cahaya kehidupan …untuk kita semua segalanya…
Inilah petaniku sayang
Tapi inilah petaniku sengsara
Nelayan dan buruhku sayang
Tapi malang…. nasibnya
(nasibnya sengsara, nasibnya sengsara dinegri sendiri)
Jiwa yang kekar otot menggelegar
Terlapisi keringat yang berkilau
Mengalir darah yang suci
Darah berkehidupan
Itulah petani dan nelayan buruh negri ini
Yang sayang selalu dikhianati dan diobral janji janji doang..
DOANG …D..O..A..N..G..! DOANG

GO TO HELL WITH YOUR AID!

Murah murah murah murah
Buruh disini dibayarnya murah
Mahal mahal mahal mahal banget
Biaya hidup disini biayanya mahal
Gila gila crazy gila gokil
Biaya pendidikan dan kesehatan semakin gila, semakin gokil, semakin crazy
Nyemot monyet monkey nyemot
Dulu dijajah dengan senjata dan meriam, sekarang dijajah dengan para investor…utang melulU
Go to hell with your aid!
Busyet bujug busyet bujug buneng
Kwalitas S1 S2 dan S3 sama dengan SD SMP dan es doger es lilin mah euceu
Geblek geblek blegot geblek
Dulu bermain bola gampang banyak lapangan gratisan sekarang tidak! harus bayar
Weleh weleh walah weleh simeleketek
Sekarang mau kencing harus bayar gope, mau berak seribu berak-berak ya seribu seribu!
Pusing pusing 14 keliling, 15 keliling, 100 keliling
Semua orang dibuat kagak karuan … muke gile

NEGERI NGERI

Lihatlah negeri kita
Yang subur dan kaya raya
Sawah ladang terhampar luas samudera biru
Tapi rataplah negeri kita
Yang tinggal hanyalah cerita
Cerita dan cerita terus cerita… cerita terus
Pengangguran merebak luas
Kemiskinan merajalela
Pedagang kaki lima tergusur teraniaya
Bocah-bocah kecil merintih
Melangsungkan mimpi dijalanan
Buruh kerap dihadapi penderitaan
Inilah negeri kita
Alamnya kelam tiada berbintang
Dari derita dan derita, menderita… derita terus
Sampai kapankah derita ini? Au ah!
Yang kaya darah dan air mata
Yang senantiasa mewarnai bumi pertiwi
Dinodai , digagahi, dikuasai
Dikangkakangi ,dihabisi ,para penguasa rakus

D3 ( disunat, dipotong, dicincang)

Banyak dari teman-temanku
Lahir dari keluarga kismin
Dimana engkau enggan melihatnya
Disana tak sederhana
Tak ada lagi banyak pilihan
Diantara bising kereta
Dan sudut-sudut kumuhnya pasar
Dibawah terik matahari
Disana tak sederhana
Tersangkut tajamnya pagar berduri
Pelajar yang putus sekolah
Perempuan dan pekerja kasar
Dibawah beban yang dipikulnya
Mereka tak sederhana
Terjebak pilihan yang berbahaya
Tidur beralas tikar, dingin beratap mimpi
Tapi semuanya sirna oleh kenyataan
Kepala jadi kaki, kaki jadi kepala
Disunat dipotong-potong dicincang-cincang
Banyak dari teman temanku yang hidup dijalan sana
Dimana kau tak merindukanya mereka kian tersiksa
Tergusur gagahnya gedung yang somse (sombong sekali ah!)
Dibalik trali yang suram dan dipinggir keangkuhan
Bergelut dengan kegelapan tersungkur dikaki besi
Tertembus panasnya timah kebencian

NEGARA DUNIA KE-3

Alkisah… negri yang kaya tapi dijajah
Buruhnya dibayar murah
Hingga anak tak bisa sekolah
Bocah… mencakar cakar cari nafkah
Terampas dunia bermainnya
Pergi bertarung dengan bahaya
Wena’e bila hidup tak ada lagi yang serakah
Wena’e pasti hidup tak ada lagi yang sengsara
Wena’e bila hidup tak ada lagi sang penjarah
Wena’e bila hidup tak seperti dunia binatang…
Inilah negara dunia ke-3
Hidup ini luar biasa
Susah senang banyak susahnya
Inilah negara dunia ke-3 pasti sengsara
Inilah cerita negri yang kaya tapi sengsara
Karena dijarah
Kaya memang kaya negri ini
Semuanya ada disini
Tapi tlah dikuasai pencuri
Kayu bisa jadi tanaman
Kolamnya kolam susu
Tapi itu mah tempo dulu!

CINTA PEMBODOHAN Part.2

Dunia punya cerita, cerita tentang cinta cinta cinte te… cinta
Pada stress dan ngga sedikt yang gila
Mati, mampus…! minum racun si rangga
Gantung diri di pohon jengkol
Nubrukin badan ke bis kota yang sedang mangkal
Lompat melompat dari gedung bertingkat
Karena cinta, demi cinta…
Hey kau kau kawan, terlihat cemen
(aih… kan kita anak gaul lagi…)
Dengernya pun lagu cengeng
membuat otak dan mental seperti kaleng rombeng
hati pun celeng-celeng, teng teng teng….
Nontonnya sinetron telenovela
Isinya hanya cinta, cinte cinte cinte teng!
Hey kau kau kawan, kan masih banyak cerita
(dunia tak selebar daun kelor)
Hey kau kau kawan, terlihat cemen
(cinta bukan dibalik kolor)
Hey kau kau kawan, terlihat cemen
(cinta itu pembodohan)
Hanyalah retorika yang menggebu-gebu berbuntut kepentingan
Kau ngomong cinta, cinta rakyat jelata
Kau ngomong cinta, agar kau berkuasa
Kau ngomong cinta, cinta umat manusia
Kau ngomong cinta, tapi engkau membunuhnya
Kau ngomong cinta, adalah anugrah
Kau ngomong cinta, kenapa ada yang luka
Kau ngomong cinta, kenapa banyak yang mati
Kau ngomong cinta, agar kau tidur denganny
itukah cinta, itukah cinta kata kuncinya
Hey kau kau kawan sadarlah….
Dunia punya cerita, cerita tentang cinta
cinta cinta pembodohan
Bagian ke-2….. to be continue…

MARSINAH

Kulihat buruh perempuan berkeringat
Membasahi bumi yang gemerlap
Energi yang kau curahkan
Begitu besar takku rasakan
Terhanyut dalam kesombongan, terlupakan
Gemerlap cahayamu
Membentangi garis kehidupan
Ada darah dan rintih caci maki kauhadapi
Keringat dan ketegaranmu
Mengalir deras tak ternilai
Hanya tetes darah dan air mata yang kau terima
Oooo…Marsinah kau termarjinalkan
Oooo…Marsinah matimu tak sia-sia

B.E.B.A.S.K.A.N

Coba bayangkan suatu saat nanti tak ada lagi orang jadi mangsa kekuasaan.
Pada saat itu semua penderitaan terasa ringan dijinjing dan diusung bersama.
Penerus kita kan merasa indahnya gemah ripah loh jinawi.
Semua mahluk hidup menjaga, melindungi dan saling mengasihi.
Alirkan bersama detak jantungmu menggerakan roda-roda kehidupan.
Manusia hanya air, api, tanah dan udara yang cahayanya slalu ingin bicara.
Semua jiwa dasarnya adalah bebas merdeka, jangan coba dipenjara lagi kawan…bebaskan!

DO IT YOURSELF

What do tou see
What do you hear
What do you feel
What do you learn
And what you don’t understand
It’s you not me or your parents
Just you, just you, just you, fuck you!
Your innervoice
And your life in the world
Do it yourself against capitalism culture!!

KUTAKAN LARI

Sampai diriku ini tak punya rasa lagi
Ku tak akan berhenti untuk mengikuti kata hati
Sampai diriku ini tak punya daya lagi
Ku tak akan berhenti untuk gapai mimpi-mimpi
Sampai jari tengahku tak bisa mengacung lagi
Ku tak akan berhenti walau harus dari jebot/nol lagi
Ku tak perduli ku dan kau siapa
Yang penting kusuka
Ku tak perduli walau kau tak suka dan
Itu sudah biasa
Nya membuatku semakin menggila dan semakin tergoda
Hingga nambah lembaran cerita
Walau jalan berduri, jarum dalam jerami
Ku takan berhenti, kuikuti dengan senang gembira
Waktu terus berlari lari dan lari lagi
Ku takan berhenti tetap kuikuti kata hati

BURUH MIGRAN

Ada kisah jualan manusia
Yang dilakukan dibanyak negara
Buruh migranlah disebutnya
Siang malam mereka bekerja
Banting tulang dinegri sebrang sana
Tempat mereka menggantung nyawa
Tuk menghidupi keluarganya
Mereka pasrah korbankan jiwa
Mereka tak putus asa
Mereka tak kenal lelah
Yang penting hidup keluarganya terus hidup
Buruh migran TKW!
Buruh migran TKW!
Dipukul, ditendang, disiksa, diperkosa… majikannya!
Buruh migran!
Mereka yang bekerja disana
Tak sedikit yang teraniaya
Bahkan pulang hanya tinggal nama
Mereka bisa berbuat apa?
Tinggal dinegri anta beranta
Tak ada pula sanak sudara
Tak ada kepastian nasibnya
Keadilanlah yang diharapkannya

LUKA KITA (Aceh, South Sumatera and more)

Bencana dari negri air mata
Ratusan ribu jiwa pergi mendahului kita
Bara luka kobarkan cipta rasa bersama
Bara luka ciptakan satu pelita
Saudaraku yang pergi tak hanya tinggalakan nama
Saudaraku yang pergi meninggalkan berjuta makna
Saudaraku yang pergi membangunkan seisi dunia
Agar mengerti dalamnya makna hidup yang ada
Tunjukan bahwa kita semua bersaudara
Luka mereka luka kita semua
Tunjukan, tunjukan oleh kita
Derita yang ada derita kita jua
Saudaraku pergi
Tinggalkan tugas untuk kita
Linangan air mata jadikan lautan permata
Besarnya bencana lebih besarlah hikmahnya
Wujudkan oleh kita
Agar yang pergi tersenyum disurga

KERJA BAKTI

Bangun pagi-pagi ikut kerja bakti
Ketawa ketiwi bersama si Dewi, tentang…
Indahnya negri bila ada semangat kebersamaan
Songsonglah pagi dengan segar kembali
Raih dan bangun kreasi dengan kerja bakti
Ambil sapu lidi mulailah bersih bersih
Pungutin kotoran yang berserakan bakar
Hingga terang sehat untuk kita dan semua
Songsonglah pagi dengan segar kembali
Raih dan bangun kreasi dengan kerja bakti
Kerja bakti, bersama berkreasi
Kerja bakti, bersosialisasi
Kerja bakti, bangun silahturahmi
Kerja bakti, bersama kopi, rokok+ubi
Asiknya kerja bakti, bersama berkreasi
Asiknya kerja bakti, bersosialisasi
Asiknya kerja bakti, bangun silahturahmi
Asiknya kerja bakti, ada kopi, rokok+ubi
Kerja bakti! Membuka lowongan kerja
Bagi kawula muda s1, s2, s3 …astaganaga….

BERCE (BERAK DI CELANA)

Boooo….kerrrrr
Hati resah gelisah tak tau harus bagaimana
Ada rasa kecewa karena ku tak tahan mengatasinya
Tuhan tolong tunjukan aku dan berikan aku jalan
Agar ku bisa mengatasinya rasa kemelut ini
Keringat dingin mulai bercucuran jadi parno
Muka ketakutan… tuhan… tolong aku tak tahan lagi
Aku tak mau nanti, oh tuhan ku tak tahan lagi
Oh ooohhhh….
Berce, berce berce akhirnya kuberce
Berce, berce berce berak dicelana
Berce, berce berce akhirnya kuberce
Oh tuhan kenapa ku tak mampu bertahan
Oh tuhan apakah semua ini pelajaran
Oh tuhan kenapa akhirnya aku tak tahan
Oh tuhan kenapa ku harus berce dijalan
Bau… semua orang kebauan,
Bau busuk pula nyengat aromanya
Semua orang serentak menutup hidungnya
Dengan mata yang liar
Penuh dengan tanya dan prasangka
Siapakah biang keroknya?

TANG dung dung dung TANG dung des!

Cobalah dengar dan mulailah pikirkan ada apa….
Ada nafas srigala berbau mesiu
Cobalah lihat dan mulailah pikirkan ada apa…
Sampah berserakan, ada tokai mengambang di lingkungan kita
Cobalah sentuh rasakan dan pikirkan ada apa…. ada kenyataan
Inilah hidup, bukan kematian
Inilah hidup, penuh kebusukan, kemunafikan dan tailah kau
Inilah hidup, bukan impian
Inilah hidup, penuh kenyataan, tulis, tulis dan tulis
Cobalah dengar dan mulailah pikirkan ada apa….
Ada nyanyian jiwa menghadapi kenyataan
Cobalah lihat dan mulailah pikirkan ada apa… lubang2X hitam
Sirami titik terang agar tumbuh rerumputan
Cobalah sentuh rasakan dan pikirkan, ada darah
Darah2X kehidupan
Co, co, co, co, baaaaa
Kenyataan adalah ilmu (guru)
Alam raya itu sekolahku

MASBERTO

Sinisnya raut wajah dan keluarnya kata-kata
Yang mensiratkan bahwa mereka itu durjana
Tak asing ditelinga bahkan sudah membudaya
Bahwasanya mereka kriminal atau pendosa
Tak bisa dapat kerja, pacaran dipelototin calon mertua
Karena badannya yang penuh tinta, dirajah oh dirajah
Apakah tato yang bertindak dan bekerja no.. no
Ataukah tato yang membunuh dan megang senjata
Tercipta buruk sangka yang dibangun oleh media
Melalui berbagai berita yang miskin data
Sangatlah menyedihkan bila berfikir adanya
Bahwa tato itu kejahatan, Oh ya? Tentu tidak!
Ternyata mereka orang-orang merdeka
Yang mengekpresikan arti berkarya
Masberto, masyarakat-masyarakat bertato, you have to know!
Masberto, bukan masyarakat berdasi yang pada klepto, you have to know!
Masberto, kami senang jadi masyarakat bertato, you have to know!
Masberto, yang penting hatinya kaga bertato, you have to know!
Owaeaeo…. Masyarakat bertato bukan kriminal
Owaeaeo…. Budayo kito
Dirajah = ditato
Yang pada = kerjanya

RUMAH SAKIT BRENGSEK !

Inilah yang terjadi korupsi dan kolusi
Tuk memperkaya diri itu sudah tradisi
Lihatlah dirumah sakit orientasinya duit
Banyak pasien yang menjerit karena biaya mencekik
Ngomong soal profesi uang yang diutamakan
Janjinya kemanusiaan tapi hanya janji doang
Kemanusiaan tidak dipikirkan
Bila kau punya uang barulah lain urusan
Kemanusiaan tidak dipikirkan
Rumah sakit bayar dulu uang yang diutamakan
Ternyata sumpah dan janji serta kata kata hanya basa basi
Kau khianati negri ini atas nama profesi
oo..oo.. ini yang terjadi dirumah-rumah sakit orang sakit tambah sakit
oo..oo.. ini yang terjadi yang nggak sakit jadi sakit
oo..oo.. ini yang terjadi dirumah-rumah sakit otaknya Cuma duit
oo..oo.. ini yang terjadi dirumah-rumah sakit bener-bener rumah sakit
Di rumah rumah sakit birokrasinya berbelit
Apalagi tak berduit kau pastikan dipersulit
Persetan orang tak punya harga obat dimainkan
Orang sakit diobyekan semuanya pake bayaran
Dirumah rumah sakit banyak pasien menjerit
Karena biaya mencekik lantaran nggak punya duit
Dirumah rumah sakit banyak pasien menjerit
Lantaran dipersulit bener-bener rumah sakit
DIRUMAH RUMAH SAKIT BRENGSEK!!
DIRUMAH RUMAH SAKIT NGEHEEE!!
bener-bener rumah sakit = memang benar dengan namanya rumah yang isinya kesakitan

RAKYAT BIASA

Hina terhina di salahkan
Tangkap pukul dipenjarakan
Itulah kami hanyalah rakyat kecil yang malang
Inikah kami nasib rakyat kecil yang selalu jadi korban
Bongkar gusur dihancurkan
Bakar-bakar dimusnahkan
Itulah kami hanyalah rakyat kecil yang malang
Inikah kami nasib rakyat kecil yang selalu jadi korban
Kami tak butuh kasihan
Tapi kami butuh keadilan
Sebab kami punya rasa bukan robot yang mudah dimainkan
Oo…kami ini hidup
Oo…kami ini hidup
Oo…kami ini hidup
Oo… bukalah pintu mata hatimu
Disiksa dibunuh diperkosa
Di bredel dilihat sebelah mata
Itulah kami hanyalah rakyat kecil yang malang
Inikah kami nasib rakyat kecil yang selalu jadi korban
Brandalan dekil en de kumel
Kriminil kriminal dilebelkan
Itulah kami hanyalah rakyat rakyat kecil yang malang
Inikah kami nasib rakyat kecil yang selalu jadi korban
Di bredel : di matikan, di bantai, dilarang ada.

GLOBALISASI

Globalisasi mengancam umat manusia
Inilah dampaknya apa yang telah kita rasa
Semuanya jadi susah bahan pokok mahal harganya
Hari demi hari hidupun tak pasti lagi
Gali lobang tutup lobang gali lagi gali… puyeng….
Pengangguran disini semakin banyak semakin yoi
Nah itulah prestasi dari sebuah nilai negri
Yang dikangkangi oleh kolonialisasi
dan inilah dia yang disebut dengan… Globalisasi
Globalisasi mengancam umat manusia
Waspadalah kita semua
Globalisasi menghancurkan umat manusia
Marilah kawan tinju bersama
Bagaimana jadinya dihari-hari yang akan datang
Bila toh saat ini telah nampak wujud asli
Mungkin sarjana kita cuma jadi lontong basi
Dan itupun udah mantep abis…. Alhamdulilah…
Mantep abis = mantap banget

1+1=8

1+1=8
2+3=7
Itulah tanda bangsa di jajah
TOTO dibacanya tono
4,5 Juga dibacanya Q-yu
Itulah bangsa kalau di jajah
Pembodohan sudah budaya
Monopoli sudahlah biasa
Dan represif itulah pasti….
Kalau kau tak terima
Kalau kau pilih berbeda
Istilah politik dibilangnya kejam
Istilah preman dibilang kriminal
Itulah tanda bangsa kalau di jajah
Anak sekolah bisanya sekolah
Tapi tidak tau mengapa sekolah
Yang penting mah lulus
Good, good good boy
Good, good good girl
Badannya bertato selalu dicap bejad
Pakaiannya dekil dibilangnya gokil
Padahal yoi jrot! Asyik asyik aja!
Mantrap mantrap aja!

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Februari 18, 2012 in Uncategorized

 

Kulihat
Buruh perempuan
Berkeringat
Membasahi bumi
Yang gelap

Energi yang kau curahkan
Begitu besar tlah kurasakan
Terhanyut dalam kesombongan terlupakan

Gemerlap cahayamu
Membentangi garis kehidupan
Ada lara rintih caci maki
Kau hadapi

Keringat dan ketegaranmu
Mengalir deras tak ternilai
Hanya tetes darah dan air mata
Yang kau curah

Ooo Marsinah
Kau termarjinalkan
Ooo Marsinah
Matimu tak sia sia

diatas ini adalah lirik lagu marsinah yang di populerkan oleh marjinal .
lalu siapa marsinah itu ?

Marsinah asal Desa Nglundo, Sukomoro, Nganjuk, bukanlah buruh yang aktif di serikat pekerja. Kondisi yang serba terbatas membuatnya harus mencari kerja sampingan. Di kontrakannya di daerah Siring, Porong, Sidoarjo, Marsinah terkadang menerima order menjahit. Kadang juga berjualan untuk menutup kebutuhan.

Kondisi perburuhan yang kurang memenuhi rasa keadilan tidak hanya terjadi di era reformasi ini. Di era rezim Orde Baru, upah tidak layak dan terbelenggunya mereka akibat serikat pekerja bentukan pemerintah, menjadi jurang ketidakadilan ketika itu. Hal yang wajar pemogokan kerap terjadi. dan tentara selalu ikut campur tangan menghadapi pemogokan buruh, termasuk di PT Citra Putra Surya, perusahaan arloji di Sidoarjo, Jawa Timur, tempat Marsinah bekerja.

Kondisi itu tidak menyurutkan buruh PT CPS untuk menuntut hak, pada 3 dan 4 Mei 1993. Upah minimum regional (UMR) yang mereka terima jauh dari upah minimum yang telah ditentukan. Mereka hanya mendapatkan Rp 1.700 per hari, sementara upah minimum yang seharusnya diberikan perusahaan Rp 2.250. “Tuntutan kami berikutnya adalah bubarkan SPSI, tapi Depnaker langsung berdiri dan menyatakan, ‘ini ciri-ciri dari PKI’. Alasannya, SPSI itu bentukan pemerintah dan legal. Kalau melawan langsung dinyatakan PKI. Kami sangat ketakutan kalau di cap sampai sejauh itu,” kata Klowor, pemimpin aksi ketika itu, pada peringatan malam kebudayaan “Marsinah Menggugat” di pelataran kantor Lembaga Bantuan Hukum Jakarta.

Akibat desakan para buruh, manajemen PT CPS pun menyatakan akan memenuhi tuntutan buruh, meski belum secara tertulis. Tiba-tiba pada 5 Mei beberapa buruh yang ikut pemogokan dipanggil untuk rapat dengan perusahaan dengan disaksikan Depnaker, di sebuah tempat yang mungkin tidak masuk akal. Karena tidak masuk akal itulah yang membuat Marsinah secara spontan mendatangi tempat perundingan ulang tersebut: Markas Komando Distrik Militer Sidoarjo.

Marsinah merasa terkejut. Mengapa harus ada perundingan ulang di Kodim Sidoarjo? Dia juga terkejut terkait alotnya perundingan dan ancaman PHK terhadap temannya. Padahal, sebelumnya perusahaan menyepakati akan mengabulkan tuntutan buruh.

Sendirian, tanpa teman, Marsinah mendatangi Makodim Sidoarjo. Usai pulang kerja shift pertama, sekitar magrib, dia datang dengan ojek. Sejak itulah Marsinah lenyap. Dan masyarakat dikagetkan setelah ditemukan mayat perempuan pada 9 Mei 1993. Melalui sebuah robekan resi wesel diketahui mayat itu Marsinah. Buruh pabrik arloji itu menemui kematian ketika berusaha menanyakan keberadaan temannya. Seorang buruh yang menuntut kekurangan Rp 550 dari upah minimum regional, sesuai surat edaran Gubernur Jawa Timur Nomor 50 Tahun 1992.

Alibi Pemerkosaan
Pengadilan “sesat” berlangsung di Pengadilan Negeri Sidoarjo, karena yang terungkap di pengadilan adalah Marsinah tewas karena diperkosa. Secara forensik tidak ditemukan sama sekali bukti yang menunjukkan adanya kerusakan yang mengarah pada pemerkosaan. Namun, skenario “yang maha berkuasa” ketika itu mengatakan Marsinah diperkosa. “Ada orang yang direkayasa untuk melakukan pembunuhan terhadap Marsinah,” kata Hari Widodo, mantan koordinator Tim Pencari Fakta Kasus Marsinah, dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia.

Sementara fakta forensik dari RSUD Nganjuk menyatakan tidak ada tanda-tanda Marsinah diperkosa. Tulang panggul hancur total yang tidak disebabkan benda keras. Ketika persidangan kasus Mutiari, Direktur Personalia PT CPS, dimulai di Pengadilan Negeri Sidoarjo, jasad Marsinah kembali diangkat dan diautopsi untuk kedua kalinya. Hasilnya, ditemukan tulang panggul dan leher hancur. “Fakta semacam ini tidak pernah diungkap di pengadilan. Kita bisa mengambil kesimpulan sendiri. Bagaimana mungkin tubuh manusia yang tidak ditemukan luka, tapi hancur di bagian dalamnya? Kita bisa simpulkan bagaimana Marsinah dibunuh,” ujar Hari.

Pengadilan tingkat pertama, 7 orang manajemen PT CPS dinyatakan bersalah. Di tingkat banding keputusan diperkuat dan di tingkat kasasi dinyatakan tidak bersalah. Dengan selesainya pengadilan ini, kasus pembunuhan Marsinah tetap menjadi gelap. “Yang jelas, Marsinah tidak pernah diperkosa. Tapi, Marsinah dibunuh dengan menggunakan alibi pemerkosaan. Dan itu secara sadar, digunakan oleh pembunuhnya,” kata Hari.

Bukti dan saksi menunjukkan ada perundingan di Markas Kodim V Brawijaya Sidoarjo. Keterkaitannya dengan tentara kelihatan dari awal. Karena hal ini pula, desakan penuntasan kasus ini terus membesar ketika itu. “Kasus ini tidak hanya menjadi urusan di tingkat lokal, karena ketika masa rezim Soeharto peran badan intelijen ABRI sangat menentukan. Ini skenario sampai mereka bisa merekayasa pengadilan, tidak hanya menjadi urusan Jawa Timur, tapi juga menjadi urusan Jakarta pada saat itu,” kata Heri.

Sejak era presiden Soeharto, Abdurrahman Wahid, hingga Megawati Soekarnoputri, kematian Marsinah coba diangkat lagi ke permukaan, tapi kejelasan itu tetap nihil. Hukum di negeri yang demokratis ini seakan juga terkubur dengan jasad Marsinah. Skenario besar untuk membunuh Marsinah masih tertutup rapat. Hilangnya para petinggi PT CPS selama satu bulan sebelum ditemukan di Polda Jawa Timur juga belum terungkap dengan pasti. Fenomena hukum dan keadilan yang nyaris terhukum.Sistem hukum yang selalu menempatkan keadilan buruh pada strata terendah.

Marsinah Kini
Bagi para aktivis buruh, sosok Marsinah adalah perempuan luar biasa. Tidak hanya memperjuangkan kepentingan individu, tapi juga kepentingan seluruh buruh dan keluarganya. ”Ini menjadi motivasi untuk melawan musuh kami sebenarnya. Tidak hanya pemilik modal, tapi konspirasi di antara birokrasi penguasa negara dan pengusaha semakin solid, yang tidak pernah berpihak pada keadilan. Buruh hanya ingin mendapatkan keadilan. Itu saja,” kata Nining Elitos, Ketua Umum Pengurus Pusat Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia.

Orang hidup butuh pekerjaan. Namun bukan berarti pekerja bisa ditindas begitu saja oleh pemodal. Harus ada kesetaraan antara keduanya. Hasil produksi juga harus bisa dinikmati oleh buruh. Selama 16 tahun terakhir, setelah Marsinah dibunuh, tidak ada perubahan yang signifikan. Sekarang justru semakin parah dan semakin tidak jelas. Kepastian kerja dan penghidupan yang layak bagi rakyat masih jauh dari harapan. ”Ini adalah suntikan, yang mau membunuh rakyat harus dilawan, untuk menghilangkan segala ketidakadilan. Kenapa buruh selalu dibuat ancaman? Kita hanya menuntut hak. Sama sekali tidak ada memanusiakan manusia di pemerintah kita,” ujar Nining.

Buruh belum mendapatkan keadilan sejati dari pemerintah. Buruh harus menyatukan kekuatannya. Seperti dikatakan Marsinah kepada Klowor, buruh harus bersatu, buang kepentingan individu, dan kedepankan kepentingan buruh dan rakyat. Meski Marsinah telah tiada, ”Marsinah-Marsinah” lain tetap meneruskan semangatnya untuk terus menggugat. (E6)

Marsinah memperoleh Penghargaan Yap Thiam Hien pada tahun yang sama.

Kasus ini menjadi catatan ILO (Organisasi Buruh Internasional), dikenal sebagai kasus 1713.

richy (marjinality)sma 8

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Februari 11, 2012 in Uncategorized

 

alkisah predator marjinal

Awal kami membentuk band itu pada tahun 1997, dengan bersandang nama ANTI ABRI, dimana secara kebetulan kami anti kekerasan, dan ABRI salah satu kuat membudayakan kekerasan. Kami sering bermain pada event-event bebas. Disaat-saat selalu bersama-sama (dadakan), lantas kami buat ANTI-MILITARY, karena ABRI sudah diganti. Yang album pertama pada tahun 1999, album kedua pada tahun 2000 dengan personil yang selalu berganti-ganti dan kami suka itu. Dan yang terdata, ROMY JAHAT (biduan), CHE MONKEY (ritem), BOB Oi! (bas), STEVE (dram), MIKE (melodi), ACAY LEE (dram), EKAL (vokal), SISI (vokal), ABLEH (ritem), ASEP (vokal) dan ARIEF (dram)…..yang sekarang…..lalu, kami keluarkan MARJINAL. Semua tukang protes.
Dulu nama band kalian adalah ANTI-MILITARY, mengapa kalian merubah nama band kalian menjadi MARJINAL, tolong ceritakan latar belakang kalian merubah nama band kalian………. Kebutuhan kami membuat nama MARJINAL dikarenakan masih memiliki hubungan dengan Anti ABRI dan Anti Military….. dan perlu digaris bawahi kami tidak mengganti nama tapi kami membuat dan menggunakan nama MARJINAL sebagai proses titik balik untuk menjawab persoalan-persoalan obyektif. Agar, minimal diketahui oleh khalayak banyak seperti istilah Anti ABRI, Anti Military. Kenapa harus anti dan istilah MARJINAL, siapa itu ‘Marjinal’, bagaimana terjadinya marjinalisasi dan lain-lain. Demikian kawan!
Dalam lirik kalian sebelumnya (Anti-Military), banyak sekali konsep pemikiran budaya perlawanan khususnya Anarkis serta variannya. Tolong ceritakan cara pandang kalian tentang konsep pemikiran tersebut………. Kami lebih memfungsikanAnarkisme dan variannya adalah sebatas referensi, bukannya mengadopsi mentah. Kami lebih mengupayakan melihat, merasa, mendengar dan meraba situasi serta kondisi yang mempengaruhi kami.
Dalam bermusik, tentu kalian lebih mengutamakan lirik. Sejauh mana pandangan kalian tentang konsep lirik tersebut dan bagaimana juga cara kalian dalam merealisasikannya dalam masyarakat………. Sejauh mataku memotret kejadian, sejauh aku mengepakkan sayap dan merambat. Dan sejauh roda gerigi otak-otakku bekerja. Dengan banyak cara dan kami percaya dan yakini ada 1001 macam aksi yang dapat kami lakukan. Adalah sebuah kontradiksi, untuk membantu menciptakan sebuah pemikiran yang notabene masyarakat kita selalu diorientasikan dalam pemikiran yang seragam dan searah. Masyarakat yang berdiri diatas nilai-nilai kemanusiaan, tolong-menolong, si kaya bantu si miskin, kuat bantu lemah, saling menghormati dan menghargai. Kami tidak bisa mendeteksi hal itu, terserah! …..Yakin, karena manusia itu adalah berfikir secara rasional.
Bagaimana pandangan kalian tentang politik dan punk, apakah bisa berjalan/ seimbang, sedangkan secara obyektif punk yang selama ini merupakan Counter-Culture (budaya perlawanan), sekarang ini telah mengalami dekadensi dan pola gerakan mereka yang cenderung berjalan sendiri-sendiri dan bergerak secara elitis. Malahan cenderung menciptakan suatu kontradiksi di dalamnya. Contohnya antara apolitikal dan politikal, bagaimana pandangan kalian dalam hal ini………. Pandangan kami dalam hal ini bahwa politik bisa berjalan seimbang dengan punk, karena punk itu sendiri adalah politik dan politik yang melahirkan punk. Tanpa politik takkan melahirkan punk, dan bila hanya punk hanya itu hanya sebuah kata tidak melahirkan tindakan, karena politik (POLI dan TIK = banyak cara. Pandangan kami dalam kontradiksi di dalam punk adalah sesuatu yang wajar dan kami melihatnya sebagai proses pendewasaan (kontradiksi melahirkan dialektika).
Menanggapi masalah globalisasi yang sudah masuk ke negara-negara dunia ketiga (khususnya Indonesia), yang berbasis pada industrialisasi dan ekonomi secara struktural, cara-cara apakah yang relevan untuk membendung ruang gerak mereka selama ini………. Bentuk sel-sel baru, untuk menggempur lawan dengan syarat terjun ke kantong-kantong masyarakat untuk belajar dan bekerja sama-sama. Yakini tanpa mereka (masyarakat) tidak akan pernah menciptakan perubahan.
Proses reformasi dan demokratisasi yang selama ini diagungkan oleh rakyat Indonesia, tidak berjalan seperti yang mereka impikan. Bagaimana tanggapan kalian dalam hal ini? Dan tatanan masyarakat yang bagaimana yang kalian inginkan………. Ya, jelaslah…..proses reformasi dan demokratisasi hanya menjadi terminologi untuk mengantar sebuah kekuasaan baru. Jadi impian masyarakat mengenai demokrasi hanya sekedar impian tok, jikalau sistem yang masih dikuasai oleh segelintir kaum minoritas. Tatanan masyarakat yang berasakan nilai kemanusiaan. Manusia makhluk yang sosial, manusia makhluk yang berpikir, makhluk yang merdeka, yang bukan gembala dan yang berakal budi pekerti yang tinggi.
Oke, kembali berbicara tentang MARJINAL, terpikir tidak dalam diri kalian untuk bergabung dengan major label dengan tujuan untuk mensosialisasikan ide-ide penikiran kalian dalam jangkauan masyarakat luas dan secara tidak langsung memberikan penyadaran kepada mereka. Contoh seperti RAGE AGAINST THE MACHINE, CHUMBAWAMBA ataupun IWAN FALS (seperti album lamanya), bagaimana menurut kalian………. Terpikir sih, tapi kami tidak tertarik tuh, dengan disiplinier recording Indonesia khususnya. Biasanya yang menciptakan teman-teman menjadi obyek, berbeda dengan CHUMBAWAMBA, R.A.T.M dan IWAN FALS. Mereka telah memenangkan pasar. Oleh sebab itu, mari kita ciptakan kerjasama yang kuat dilingkungan kita, pada khususnya. Dengan ciptakan masyarakat yang kreatif dan produktif sebagai perlawanan terhadap kapitalisme.
Mendengar kabar bahwa salah satu album kalian, dirilis juga oleh salah satu rekord di Australia. Bisa ceritakan hal itu………. Tepatnya kami tidak tahu rekord tersebut. Tetapi yang kami tahu kaset kami akan dibajak disana oleh sekelompok kawan yang tergabung didalam komunitas sosialis di Australia.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Februari 5, 2012 in Uncategorized

 

Musik keras selalu merasa ada di antara kami sesama penggemar musik keras,selalu timbul perasaan untuk selalu menyatakan bahwa tidak ada musik yang paling cocok untuk dirinya selain mendidihkan adrenalin. melodi boleh penting, seperti halnya yang lazim dalam cabang metal yang melodik. tapi jika hal itu tidak ditaruh di atas platform yang berdetak kencang, tetap saja musiknya masuk ke dalam kategori musik melas…..dasar cengeng otak-otak melas ……

 

 

Marjinal

 
Tracklist :

  1. Luka Kita
  2. Globalisasi
  3. Go To Hell With Your Aid
  4. Aku Mau Sekolah Gratis
  5. Kerja Bakti
  6. Tang Dung Dung
  7. 1+1 = 8
  8. Cinta Pembodohan 2
  9. Berdance
  10. Suara Reality
  11. Otot Kawat Tulang Baja
  12. Masberto
  13. Rakyat Biasa
  14. Rencong Maroncong

 

 

 

Tracklist :

  1. Yang Penting Ku Suka
  2. Negri Ngeri
  3. Negri Dunia Ke 3
  4. Banyak Dari Teman Teman Ku
  5. Predator
  6. Boikot
  7. Marsinah
  8. Bener Bener Rumah Sakit
  9. Kereta Kelas Ekonomi
  10. Buruh Migran
  11. Koruptor
  12. Do It Yourself
  13. Bebaskan…
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 27, 2011 in Uncategorized

 

Marjinal; Band kritik sosial dan politik negara Indonesia

 

kaTa bErsejaRaH

 

Ketahuilah, bahwa yang terpenting bukan hanya “bagaimana belajar sejarah”, melainkan “bagaimana belajar dari sejarah”. Pada masa lalu, Soekarno menegaskannya dengan istilah: “Jasmerah” (Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah). Bahkan, seorang Cicero begitu menghargai sejarah dengan menyebutnya sebagai “Historia Vitae Magistra” (Sejarah adalah Guru Kehidupan), sedangkan Castro berteriak dengan lantang di pengadilan: “Historia Me Absolvera !!!” (Sejarah yang akan Membebaskanku!!!). Haruskah kita menyingkirkan sejarah?, bored with history?, hated social scientific history?…

 

 

 

Dalam seminggu ini, kami tersajikan lagu-lagu, yang sudah barang tentu pernah didengar, kembali diperdengarkan. Pertama kali lagu ini didengar dari mulut pengamen yang bergaya punk, dan seringkali mereka nyanyikan. Teman memberitahu bahwa lagu tersebut berjudul Aparat dan Negri Ngeri sekaligus memutarkannya hasil dari download dari internet.

Memang lagu ini ceria, dan kalau saya dengar di bis, kaki kontan goyang-goyang ikuti irama. Dan, setelah mendengar lagu lengkapnya, terdengar amat familiar di telingaku. Kedua lagu tersebut persis lagu Rancid dan Green Day, entah judulnya apa tapi pernah denger, maklum saya suka dengan kedua band punk dan elternative tersebut. Dan entah pula kapan lagu ini beredar, apakah tahun 1998 seperti lagu revolusi. Sepertinya iya, karena pada lagu Aparat masih mengusung Timor Timur.

Band Marjinal ini mengaku mereka sebagai:

MARJINAL
Komunitas Marjinal lahir tidak lepas dari kondisi masyarakat yang tertindas. Dan perlu diketahui bahwa Marjinal tidaklah sebuah group band (walaupun rockstar semuanya he he hee) tetapi Marjinal lebih mengaktualisasikan dirinya debagai komunitas.
Marjinal juga terkenal sebagai Taring Babi, AFRA (Anti Fasis Anti Rasis), dan Tempe Quality. Ini mempunyai arti bahwa mereka ingin menghancurkan system kepakeman yang berlaku sekarang ini.
Marjinal adalah komunitas yang terbuka untuk siapa saja yang ingin ikut melawan penindasaan dengan acara yang independen, kreatif, dan adil.

Kegiatan
Selain bermusik, Marjinal juga terlibat aktif dalam gerakaan perlawanan terhadap system yang menghegemoni. Marjinal sering melakukan pengorginisiran dan bekerja sama dengan komunitas yang lain. Marjinal juga melakukan perlawanan lewat graffiti, cukil, sablun, emblem, pin, dan rumah komunitas marjinal selain sebagai ‘home base’ juga sebagai media pendidikan dan distro.

Band yang tidak hanya bermusik ini, lirik-lirik yang tersajikan berbau politik. Mengiklankan sebuah emansipasi dan kritik terhadap negeri tercintanya, Indonesia. Baca deh lirik lagu Negri Ngeri:
Lihatlah negeri kita
Yang subur dan kaya raya
Sawah ladang terhampar luas
Samudera biru

Tapi lihatlah negeri kita
Yang tinggal hanyalah cerita
Cerita dan cerita, terus cerita…

Chorus:
Pengangguran merebak luas
Kemiskinan merajalela
Pedagang kaki lima tergusur teraniaya

Bocah-bocah kecil merintih
Menghabiskan waktu di jalanan
Buruh kerap dihadapi penderitaan

Inilah negeri kita
Alamnya kelam tiada berbintang
Dari derita dan derita menderita…

Sampai kapankah derita ini
Yang kaya darah dan air mata
Yang senantiasa mewarnai bumi pertiwi

Dinodai
Dikangkangi
Dikuasai
Dijajah para penguasa rakus

Dinodai
Dikangkangi
Dikuasai
Dijajah para penguasa rakus

 

 

 
4 Komentar

Ditulis oleh pada November 27, 2011 in Uncategorized

 

wisanggeni anak arjuna

Tersebutlah dewi dresnala dewi cantik yang dihadiahkan pada ahrjuna beserta keenam dewi lainya karena arjuna berhasil membunuh raja raksasa yang meminta dewi supraba sebagai istrinya. rupanya anak betari durga dewa srani menginginkan juga dewi cantik dresnala ini. tapi apa lacur?sang dewi beserta 7 dewi laninya telah mengandung bibit benih arjuna. dan kayaknya arjuna sayang juga terhadap sang dewi, arjuna sering menyambangi dewi cantik ini di kayangan.

tersebutlah sang dewa srani mengadu kepada ibunya betari durga, ibunya kemudian berkata, menghadaplah kepada betara guru aku akan mencoba untuk membantumu, maka berangkatlah dewa srani diiringi oleh sang ibu betari durga ke paseban agung tempat bhetara guru dan para dewa bertemu.

Di paseban agung ahdir dewa dewa dan terutama bhatara guru sebagai rajanya para dewa, lalu bhatara narada sebagai patihnya para dewa, dan bhetara penyarikan, bhetara indra, bhetara kamajaya dan bermacam macam dewa hadir dalam pertemuan agung itu. nah saat itu menghadaplah dewa srani, mengutarakan maksudnya untuk “mengawini” dewi dresnala, dengan didampingi betari durga yang juga ikut melobi kepada bhatara guru.

Seperti biasa bhetara guru termakan omongan betari durga dan dewa srani, maka betara guru mengeluarkan titah untuk mengusir arjuna dan kayangan (kebetulan arjuna sedang di kayanan mengunjungi dewi dresnala), menggugurkan semua kandungan bidadari yg bersal dari benih harjuna, dan mengawinkan dresnala dengan dewa srani.

Bhatara narada dan kamajaya berusaha mencegah, tapi malah diberi pidana dengan dilepas pangkat dan kedudukanya sebagai dewa, bhatara narada marah dan turun ke bumi bersama kamajaya. sementara itu pasukan dewa dibawah pimpinan betara penyarikan dan batara indra segera diutus untuk menjalankan perintah, menggugurkan semua kandungan bidadari, mengusir harjuna dari kayangan dan membawa paksa

Terkisahkan pasukan dewa sampai di kediaman dewi dresnala, harjuna diusir dengan kasar dan kembali ke ngarcapada dengan sedih. dewi dresnala dipaksa untuk ikut ke kediaman dewa srani, sangking sedihnya dewi dresnala berteriak nyaring, lalu lahirlah jabang bayi dari perutnya bersamaan dengan teriakan itu.

Sementara di ngarcapada semar dilapori harjuna kejadian yang terjadi, apalagi pasukan baju barat dari sentra gandamayit kediaman dewi durga sempet menghambat langkah arjuna, untung bisa dimusnahkan. semar naik darah dan pergi ke khayangan untuk melihat apa yang terjadi.
bayi yg masih orok itu anak dresnala seharusnya dilihat dengan penuh kasih sayang, tapi tidak dengan pasukan dewa. mereka justru memukuli bayi merah itu. anehnya bukanya mati, justru bayi merah itu jadi bisa merangkak. bahatara indra dan bhatara penyarikan bingung, maka disiapkanlah pusaka. dihantamkanya ke bayi merangkak tadi. keajaiban kembali terjadi, bayi itu berubah jadi anak kecil yang bisa berjalan. kehilangan akal sehatnya bayi itu dimasukan kedalam kawah candradimuka.

Semar melihatnya dengan penuh gregetan, dia dah gak sabar pengen manampar dewa dewa tanpa rasa kasihan itu, lalu semar turun dan berdiri di samping kawah candradimuka. tiba tiba keluarlah anak muda dari dalam kawah dengan tubuh berwarna merah api. dia kemudian menghampiri semar dan bertanya siapa dirinya dan siapa ayah ibunya.

Semar memberi nama wisanggeni kepadanya. begitu diberi nama wisanggeni si pemuda ini menjadi sehat badanya, segar dan penuh dengan kekuatan. dia berterimakasih kepada semar. lalu olehs emar disuruh untuk bertanya kepada pasukan dewa siapa ayah ibunya. bagaimana kalo tak dijawab?kata si wisanggeni, gebuki aja kata semar.

Wisanggeni menghadang pasukan dewa, dan seperti disinyalir, pasukan dewa gak tau siapa ayah ibu anak ini, maka wisanggeni mengamuk dan dihajarlah pasukan dewa sampai kocar kacir, dan alri menghadap ke bhatara guru. wisanggeni mengikuti ke hadapan bhatara guru diiringi oleh semar dari jauh.

Batara guru marah, semar menyuruh wisanggeni berbuat sama pada bhatara guru, bertanya siapa ayah ibunya kalo gak dijawab gebuki. dan bhatara guru bertanding melawan wisanggeni, dan kalah. cis di tangan kanan kirinya tak mampu menembus kulit wisanggeni. bhatara guru melarikan diri ke dunia….

Wisanggeni mengikuti larinya bhatara guru ke dunia. di dunia bhatara guru menemui arjuna yang lagi bersedih bersama werkudoro. dia dibarengi oleh 2 orang petapa yang membimbing arjuna. bhatara guru datang dan meminta bantuan. bahwa ada anak setan yang mengacak acak khayangan. walo arjuna sedih akrena diperlakukan buruk oleh para dewa, dia siap maju. tapi werkudoro mencegah dan maju terlebih dahulu.

Wisanggeni melihat ada satria tinggi besar bertanya pada semar, siapa itu?dijawab ole semar, satria yodipati werkudoro. ketika akan dihajar oleh wisanggeni, semar melarang dan menyuruh wisanggeni menghantam kuku pancanaka werkudoro, akrena itu kelemahanya. dan benar, setelah tantang menantang terjadilah perkelahian antara wisanggeni dan werkudoro. werkudoro mundur ketika wisanggeni menghantam kukunya. sambil menahan sakit werkudoro menyuruh arjuna maju.

Melihat ada satria bagus maju bertanya wisanggeni siapa dia?maka dijawab oleh semar itu ayahmu, janganlah melawanya. dan wisanggeni pun berkelahi tanpa kekuatan, dia hampir dikeris oleh arjuna, tapi dihalangi semar. semar berkata lebih baik bunuh saya,karena dia itu anakmu, dan berangkulanlah dua orang ayah anak itu sambil menangis.

Bima ngamuk ngamuk setelah tau bhatara guru salah, dia berkata pantas saja aku kalah, la aku mbela orang yg salah. 2 pertapa berubah jadi kamajaya dan narada setelah gak kuat berhadapan dengan semar.bhatara guru minta maaf pada semar, bhatara narada dan juga arjuna wisanggeni. dan ebrjanji gak akan mengulangi.

Wisanggeni melabrak tempat kediaman dewa srani, dewa srani digebuki oleh wisnaggeni, dewi dresnala diajak pulang, sementara ibunya bhetari durga di hadapi semar, maka lunglailah sang betari, dia gak ebrani melawan semar.pasukan baju barat yg tadinya mengacau dibawa balik setelahs emar meaafkan si betari durga. ahirnya berkumpulah, dresnala, arjuna, wisanggeni

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 24, 2011 in Uncategorized

 

on the floor

Featuring: Pitbull

J-Lo
The other side, out my mine

It’s a new generation
(Mr. Worldwide)
Of party people

Get on the floor, dale
Get on the floor
RedOne

Let me introduce you to my party people
In the club

I’m loose and everybody knows I get off the chain
Baby it’s the truth
I’m like Inception, I play with your brain
So don’t sleep or snooze

I don’t play no games so don’t-don’t-don’t get it confused, no
‘Cause you will lose yeah
Now pu-pu-pu-pu-pump it up
And back it up like a Tonka truck
Dale

If you go hard you gotta get on the floor
If you’re a party freak, then step on the floor
If you’re an animal then tear up the floor
Break a sweat on the floor, yeah we work on the floor

Don’t stop, keep it moving put your drinks up
Pick your body up and drop it on the floor
Let the rhythm change your world on the floor
You know we’re running shit tonight on the floor

Brazil, Morocco, London to Ibiza
Straight to LA, New York, Vegas to Africa

Dance the night away
Live your life and stay young on the floor
Dance the night away
Grab somebody, drink a little more
[. From: http://www.elyrics.net/read/j/jennifer-lopez-lyrics/on-the-floor-lyrics.html .]

Tonight we gon’ be it on the floor
Tonight we gon’ be it on the floor

I know you got it, clap your hands on the floor
And keep on rockin’, rock it up on the floor
If you’re a criminal, kill it on the floor
Steal it quick on the floor, on the floor

Don’t stop keep it moving, put your drinks up
It’s getting ill, it’s getting sick on the floor
We never quit, we never rest on the floor
If I ain’t wrong we’ll probably die on the floor

Brazil, Morocco, London to Ibiza
Straight to LA, New York, Vegas to Africa

Dance the night away
Live your life and stay young on the floor
Dance the night away
Grab somebody, drink a little more

Tonight we gon’ be it on the floor
Tonight we gon’ be it on the floor

That badonka donk is like a trunk full of bass on an old school Chevy
Seven tray donkey donk
All I need is some vodka and some shonky-tong
And watch and she gon’ get Donkey Kong

Baby if you’re ready for things to get heavy
I get on the floor and act a fool if you let me, dale
Don’t believe me just bet me
My name ain’t Keith but I see why you sweat me

L.A., Miami, New York
Say no more, get on the floor

Tonight we gon’ be it on the floor
Tonight we gon’ be it on the floor
Tonight we gon’ be it on the floor

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 24, 2011 in Uncategorized